#SIP Sistem Komunikasi

Hello internet users out there~

Pernah nggak sih kalian melewatkan sehari penuh tanpa ngobrol/interaksi sama sekali dengan orang lain? Pasti nggak pernah kan? Well, sadar/nggak sadar, suka/nggak suka, kita pasti pasti melakukan “komunikasi” setiap harinya? Tapi apa sih sebenarnya komunikasi itu? Bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan orang lain? Yuk kita bahas sejenak tentang “Sistem Komunikasi.”

1. Komunikasi

d

Komunikasi secara umum dapat diartikan sebagai hubungan atau pertukaran informasi. Proses Pertukaran informasi, biasanya menggunakan bentuk-bentuk penyampaian yang umum (percakapan, tulisan, tanda/isyarat). Komunikasi memungkinkan seseorang dapat berinteraksi dengan orang lain untuk bertukar pengetahuan, pengalaman atau informasi lainnya yang perlu disampaikan. Informasi sendiri merupakan sesuatu yang akan kita sampaikan dapat berupa data, berita ataupun pesan yang dilambangkan dalam bentuk simbol/tanda, tulisan, gambar ataupun suara. Oleh karena itu dalam komunikasi ada tiga bagian pokok, yaitu sumber informasi sebagai pengirim; media transmisi sebagai pembawa informasi; dan tempat tujuan informasi sebagai penerima informasi.

Adapun menurut Rasul & Hamid (2007), berkaitan dengan sistem informasi, komunikasi dapat berarti hubungan yang melibatkan proses transfer informasi/data. Terdapat beberapa komponen pokok dalam sebuah komunikasi, yaitu pengirim, informasi/pesan, medium dan penerima. Medium tersebut bisa dalam bentuk audio, visual, dan audiovisual. Selain itu, dalam komunikasi juga diperlukan aturan/pedoman yang meliputi aturan yang menjamin kesamaan pengertian antara pengirim dan penerima informasi terkait Bahasa dan kode yang digunakan.

Jika kita berbicara komunikasi dalam sebuah lingkup yang luas, tentunya komunikasi tidak dapat berdiri sendiri dan tak terlepas dari berbagai pengaruh disekelilingnya. Sehingga, terbentuklah sebuah sistem yang disebut sistem komunikasi.

2. Sistem Komunikasi

Sistem dalam bahasa Yunani, disebut “sistema“, berarti kesatuan susunan. Sehingga, satu sistem dapat dikatakan sebagai susunan atas berbagai bagian-bagian. Menurut Littlejohn (1999), suatu sistem terdiri dari empat hal, yaitu:

  1. Objek-objek yaitu berupa bagian-bagian, elemen-elemen, atau variabel-variabel dari sistem. Mereka berbentuk fisik atau abstrak bahkan menjadi keduanya, berdasarkan dari sifat sistem.
  2.  Atribut, artinya suatu sistem terbentuk dari properti, atribut-atribut, sistem itu dan objek-objeknya.
  3. Hubungan internal, yaitu hubungan antara anggota sistem.
  4. Lingkungan, artinya bahwa suatu sistem memiliki lingkungan tertentu, dan juga tidak hadir dalam kevakuman, tetapi dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya.

Sebagaimana pendapat Littlejohn (1999) diatas maka dapat diartikan komunikasi sebagai satu sistem terdiri dari empat hal, Yaitu:

  1. Objek-objek dari sistem komunikasi, yaitu berupa elemen-elemen komunikasi yakni komunikator dan komunikan, pesan, media, dan timbal baliknya.
  2. Atribut Sistem komunikasi, yaitu berupa atribut-atribut, properti sistem sistem komunikasi dan objek-objek sistem komunikasi
  3. Hubungan internal sistem komunikasi, yakni hubungan antara orang-orang dalam kaitanya sebagai anggota sistem komunikasi, yang dapat dilihat dari interaksi dan pesan-pesan komunikasi diantara mereka.
  4. Lingkungan sistem komunikasi, yakni suatu sistem komunikasi mempunyai lingkungan tertentu. Kemudian lingkungan tersebut mencakup lingkungan sosial, politik, maupun budaya. Dan mereka tidak hadir dalam suatu kevakuman, tetapi dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya.

Terdapat beragam model yang menggambarkan sistem komunikasi, namun secara umum semuanya sama-sama menampilkan adanya komponen pengirim (komunikator), pesan, media/proses, dan penerima (komunikan). Berikut adalah contoh dari beberapa model sistem komunikasi.

dc

Jadi secara keseluruhan, kita bisa simpulkan bahwa sistem komunikasi adalah satu kesatuan atau susunan kompleks dari sebuah sistem komunikasi yang meliputi berbagai elemen-elemen yang terkait dengannya. Dimana, elemen-elemen tersebut membentuk sebuah kesatuan yang saling mempengaruhi. Tanpa adanya salah satu elemen, komunikasi tidak akan bisa terjadi.

 

 

Sumber:

Littlejohn, S. W. (1999) Theories of human communication, 6th Ed. Belmont CA: Wadsworth Publishing.

Rasul, J. & Hamid, A. (2007). Teknologi informasi & komunikasi 1 SMA kelas X. Jakarta: Yudhistira Ghalia Indonesia.

Jogie (2016). Modul sistem komunikasi. Diakses pada tanggal: 14 Oktober 2019. Link: https://jogiesuaduon.com/2016/04/26/modul-sistem-komunikasi/

Kusnady, L. (2017). Pengantar sistem telekomunikasi. Diakses pada tanggal: 14 Oktober 2019. Link: https://slideplayer.info/slide/11817327/

Tanpa nama (2017). Sistem komunikasi indonesia – pengertian, ruang lingkup, dan hubungannya. Diakses pada tanggal: 14 Oktober 2019. Link: https://pakarkomunikasi.com/sistem-komunikasi-indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s